HERMAN EFENDI: Kritikan Boleh, Tapi Jangan Pakai Video Pribadi Saya Jadi Alat Adu Domba
Lidikperistiwahukum, MERANGIN — Video kegiatan Wakil Ketua I DPRD Merangin, Herman Efendi, yang terlihat sedang melakukan perbaikan jalan tiba-tiba disisipkan dalam sebuah konten bernarasi kritikan terhadap pemerintah. Hal ini membuat beliau sangat menyayangkan penggunaan kegiatan pribadinya untuk tujuan yang menimbulkan prasangka.
Saat ditemui awak media diruang kerjanya pada Kamis (06/08), Herman Efendi mengatakan, "Kalau mau membuat kritikan terhadap pemerintah, silahkan saja. Tapi jangan pakai video pribadi saya dengan narasi yang menimbulkan prasangka dan adu domba.
Beliau menegaskan, siapa saja yang terpanggil untuk memperbaiki fasilitas umum sudah tentu sah dan diperbolehkan. Semangat gotong royong yang menjadi budaya kita tidak boleh dijadikan sarana saling serang, tegasnya Kembali.
Siapa saja yang memiliki rezeki lebih, boleh saja berswadaya atau patungan memperbaiki fasilitas umum. Tidak mungkin ada orang berbuat baik, justru harus dikucilkan atau dijadikan sasaran.
Herman Efendi kembali menegaskan posisinya dengan tegas namun tetap santun, Saya berbuat ikhlas untuk masyarakat, bukan untuk mengadu kekuatan dengan pemerintah. Program yang saya jalankan justru bertujuan untuk mensukseskan program pemerintah berjalan dengan baik. Kritikan boleh disampaikan, tetapi jangan jadikan video kegiatan saya sebagai sasaran pertentangan dengan pemerintah. Karena sesungguhnya, saya dan pemerintah saat ini saling bekerja sama demi kemajuan Kabupaten Merangin.
Mari kita jaga semangat kebersamaan. Berbuat baiklah tanpa mengharap balasan, dan sampaikanlah pendapat serta kritikan dengan cara yang santun — tanpa mengorbankan niat baik orang lain untuk kepentingan sesaat. Merangin butuh persatuan, bukan perpecahan, Pungkas sang legislator yang tidak pernah kendor dalam komitmennya.” (R01/Rudianto)
Komentar (0)
Belum ada komentar.